JAKARTA, iNews.id - Ternyata ada sejumlah barang yang lebih berharga dari emas. Meskipun harga emas diketahui selalu naik, namun ternyata beberapa barang ini memiliki nilai yang lebih tinggi dibanding emas.
Tingginya harga barang-barang tersebut biasanya dikarenakan jumlahnya yang sedikit di dunia ini. Lantas, apa saja barang yang lebih berharga dari emas? Untuk mengetahuinya, simak ulasan iNews.id berikut ini.
Iridium merupakan logam padat paling langka di dunia. Pertama kali ditemukan pada awal abad ke-19, Iridium ini dibanderol seharga USD6.000 atau setara dengan Rp 86 juta per ons-nya.
Iridium ini berasal dari asteroid dan komet yang sulit untuk ditambang. Saat ini, Iridium dikenal sebagai komponen utama untuk membuat layar LED pada TV.
Yartsa Gunbu merupakan obat tradisional yang berasal dari Tibet, Himalaya, dan China. Yartsa Gunbu sendiri bermakna ‘ulat musim dingin’.
Yartsa Gunbu ini terkenal akan manfaatnya dan dijuluki sebagai ‘Viagra dari Himalaya’. Yartsa Gunbu ini dibanderol dengan harga USD 50 ribu atau sekitar Rp719 juta per pon.
Meski begitu, penggunaan Yartsa Gunbu ini harus sesuai dengan aturan BPOM China (CFDA) lantaran obat ini bersifat racun jika langsung dimakan.
Berlian merah merupakan berlian termahal sekaligus paling langka di dunia. Berlian merah hanya ada 30 dan sebagian besar memiliki berat kurang dari setengah karat 0,1 gram.
Harga berlian merah bisa mencapai USD 5 juta atau sekitar Rp 72 miliar per gramnya. Bahkan, berlian merah Moussaieff dari Brasil berukuran 5,11 karat dibanderol USD 20 juta atau setara dengan Rp288 miliar. Harga yang sangat fantastis, bukan.
Siapa sangka jika barang yang pasti ada di setiap dapur ini pernah menjadi barang yang sangat berharga melebihi emas.
Sekitar abad ke-6, garam merupakan komoditi yang masih langka dan sangat tak ternilai harganya. Pada masa itu, garam dinilai sangat penting untuk kesehatan.
Selain itu, garam juga digunakan untuk mengawetkan makanan karena pada masa itu belum ada teknologi penyimpanan dan pengawetan makanan secanggih sekarang.
Oleh karena itu, garam sangat diburu dan menjadi barang yang sangat mahal. Para saudagar yang berdagang di Sahara bahkan biasa menukar antara 1 ons garam dengan 1 ons emas.