Antisipasi Kondisi Ekonomi Global, BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 3,5 Persen

Anggie Ariesta
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Foto: dok iNews)

Dia menjelaskan, ekonomi global berpotensi tumbuh 5,8 persen tahun ini yang angkanya masih sama dengan proyeksi BI sebelumnya.

Sedangkan untuk dalam negeri, Perry mengatakan, pemulihan ekonomi Indonesia sedikit tertahan pada kuartal III 2021 karena dampak penyebaran Covid-19 varian delta. 

"Pertumbuhan ekonomi Indonesiqa berada di kisaran 3,5 persen-4,3 persen tahun ini. Angkanya lebih rendah dari asumsi APBN 2021 yang mencapai 5 persen," kata Perry Warjiyo.

Sementara, BI mencatat rupiah terdepresiasi 2 persen dibanding akhir Desember 2020. Namun, rupiah tercatat menguat tipis 0,8 persen per 18 Agustus 2021 jika dibandingkan dengan akhir Juli 2021.

"Penguatan rupiah (jika dibandingkan dengan Juli 2021) didorong aliran modal asing dan menurunnya ketidakpastian global," ujar Perry Warjiyo.

Lalu, inflasi diklaim tetap terjaga rendah dan berada di kisaran target BI sebesar 3 persen plus minus 1 persen. Tercatat, inflasi Juli 2021 sebesar 1,52 persen secara tahunan dan 0,08 persen secara bulanan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

Rupiah Kembali Ditutup Melemah Hari Ini, Sentuh Rp18.160 per Dolar AS

15 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Deposit Facility Rate Naik Jadi 5 Persen

15 hari lalu

BI Diproyeksi Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen, Ini Alasannya

15 hari lalu

Pengumuman Suku Bunga BI bakal Lebih Cepat Hari Ini, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal