Asyik! Investor Sekarang Bisa Beli Saham Big Caps dengan Modal di Bawah Rp50.000

Suparjo Ramalan
ilustrasi beli saham big caps dengan modal di bawah Rp50.000. (Foto: SINDO)

Dia menjelaskan, perbedaan mendasar antara saham dan SSF dalam konteks instrumen keuangan. Saham memberikan investor hak kepemilikan dalam suatu perusahaan, termasuk hak atas dividen serta suara dalam rapat umum pemegang saham.

Di sisi lain, SSF merupakan kontrak yang memungkinkan investor berspekulasi atau melakukan lindung nilai terhadap pergerakan harga saham tanpa harus memiliki saham tersebut secara langsung.

Dalam hal modal, kata dia, saham membutuhkan pembayaran penuh sesuai harga pasar, dengan risiko utama penurunan nilai saham itu sendiri. Sedangkan SSF, di sisi lain, menggunakan leverage, sehingga modal yang diperlukan lebih kecil.

Namun, risikonya juga lebih besar karena potensi keuntungan maupun kerugiannya tetap setara dengan memiliki saham secara langsung.

“Secara umum, saham lebih cocok untuk investasi jangka panjang dengan fokus pada kepemilikan dan pendapatan pasif. SSF lebih sering digunakan oleh investor yang berpengalaman untuk trading secara jangka pendek maupun untuk strategi lindung nilai atas portofolio saham yang dimilikinya,” kata dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
14 jam lalu

IHSG Sepekan Menguat 0,64 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp10.923 Triliun

2 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.186, ESTI-MDIA Pimpin Top Gainers

3 hari lalu

Apple Kembali Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia, Kapitalisasi Pasar Nyaris 5 Triliun Dolar AS

4 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Kembali Melemah, 380 Saham Terkoreksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal