Awal Pekan, Rupiah Diprediksi Menguat

Rina Anggraeni
ilustrasi rupiah

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi menguat pada perdagangan awal pekan, Senin (19/4/2021), seiring dengan membaiknya data-data ekonomi dari negara-negara ekonomi maju.

Pengamat Keuangan, Ariston Tjendra,  mengatakan membaiknya data-data ekonomi dari AS dan China pekan lalu, disusul data ekspor Jepang yang menunjukkan peningkatan pada awal pekan ini, akan memberikan sentimen positif ke pasar keuangan. 

"Sentimen positif juga datang dari yield Treasury AS yang bertahan di bawah 1,60% di akhir pekan lalu," kata Ariston di Jakarta, Senin (19/4/2021).

Dia mengungkapkan, sentimen positif penguatan rupiah dari dalam negeri juga masih ditopang oleh surplus neraca perdagangan Indonesia pada kuartal I-2021.

Tapi di sisi lain, musim dividen yang sudah dimulai di BEI bisa mempengaruhi pelemahan rupiah karena emiten membutuhkan dollar untuk pembayaran dividen.

"Hal tersebut mungkin bisa membantu penguatan rupiah hari ini. Rupiah berpotensi menguat ke kisaran 14530 dengan kisaran resisten di 14600," ujar Ariston.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
5 tahun lalu

Rupiah Ditutup Menguat Tipis ke Level Rp14.602

Nasional
8 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Level Rp17.002 per Dolar AS

Makro
13 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Keuangan
14 hari lalu

Rupiah Anjlok Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal