BI Dorong Perusahaan Manfaatkan Surat Berharga Komersial untuk Pendanaan

Rully Ramli
Bank Indonesia. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) menjalin kerja sama dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terkait Surat Berharga Komersial (SBK) atau commercial bond. Kerja sama ini menandai upaya BI mendorong instrumen pembiayaan jangka pendek dengan menggunakan SBK.

Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Agusman BI mengatakan, penggunaan SBK sempat redup pasca krisis 1998. Kerja sama ini diharapkan mampu kembali memunculkan semangat untuk menggunakan SBK.

"Salah satu insiaitif pendalaman pasar keuangan BI adalah mendorong commersial bond. Ini instrumen yang banyak digunakan korporasi berbagai negara sebagai sumber pembiayaan jangka pendek. Namun, perkembangan ini jauh tertinggal," ujarnya, di Gedung Thamrin BI, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Kehadiran SBK, tambah Agusman, semakin memperbanyak opsi instrumen di pasar keuangan. Hal ini diproyeksikan mampu memudahkan menjalankan kebijakan moneter.

"Kalau sekarang instrumen minim, bisa dikatakan volatilitas di suku bunga hingga nilai tukar sangat besar. Asing akan cepat keluar termasuk investor sangat terbatas. Dengan demikian sulit bagi BI untuk masuk ke sektor rill," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Revisi UU P2SK Terbit, Bank Indonesia Didorong Pacu Sektor Riil

57 tahun lalu

Utang Luar Negeri RI Naik 1,9%, Tembus 439,8 Miliar Dolar AS pada April 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal