Dalam pengelolaan, Ameylia menyebut, seorang ibu rumah tangga harus memperhatikan jumlah uang yang masuk, sebelum mereka membelanjakan sebagian dari uang tersebut.
Selain itu ibu rumah tangga juga wajib mempertimbangkan pengeluaran yang sifatnya kewajiban, kebutuhan, dan pengeluaran yang hanya berupa keinginan semata.
“Nah ketika ibu rumah tangga ini paham pengeluaran yang dia lakukan di rumah tangganya yang berkaitan dengan pengeluaran kewajiban,” katanya.
Adapun, pengeluaran yang bersifat wajib terdiri atas pembayaran uang sekolah anak, dan lain-lain. Sedangkan pengeluaran yang didasarkan atas kebutuhan meliputi belanja bahan pokok atau makan untuk keseharian.
“Untuk biaya kebutuhan ini biasanya yang sehari-hari beliau keluarkan, misalkan biaya untuk belanja bahan pokok dan lain-lain, itu bisa diatur sedemikian rupa,” ucapnya.