Dolar AS Loyo di Tengah Rilis Data Ekonomi

Suparjo Ramalan
Dolar AS melemah. (Foto: Antara)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Kamis (28/1/2021) waktu setempat karena pelaku pasar mencermati sejumlah data ekonomi.

Mengutip Xinhua, Jumat (29/1/2021), indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,21 persen menjadi 90,4600.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,2131 dolar AS dari 1,2100 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3740 dolar AS dari 1,3683 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7694 dolar AS dari 0,7663 dolar AS.

Dolar AS dibeli 104,23 yen Jepang, lebih tinggi dari 104,16 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,8877 franc Swiss dari 0,8893 franc Swiss, dan tidak berubah pada mendekati 1,2795 dolar Kanada dari 1,2795 dolar Kanada.

Ekonomi AS tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 4 persen pada kuartal keempat tahun 2020 di tengah lonjakan kasus Covid-19, lebih lambat dari 33,4 persen pada kuartal sebelumnya, Departemen Perdagangan AS melaporkan Kamis. Sementara itu, klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, turun menjadi 847.000 dalam pekan yang berakhir 23 Januari, menyusul revisi naik level 914.000 pada pekan sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada Kamis. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
7 hari lalu

Prabowo Targetkan Rupiah Rp17.500 per Dolar AS di 2027

9 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp17.877 per Dolar AS

10 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah 106 Poin ke Rp17.861 per dolar AS

11 hari lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.755 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal