Dolar AS Melemah di Tengah Penguatan Wall Street

Djairan
Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Selasa (14/7/2020) waktu setempat. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Selasa (14/7/2020) waktu setempat karena pelaku pasar mencermati sejumlah data ekonomi.

Mengutip Xinhua, Rabu (15/7/2020), indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, tergelincir 0,21 persen menjadi 96,2635.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1393 dolar AS dari 1,1352 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2555 dolar AS dari 1,2570 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik hingga 0,6968 dolar AS dari 0,6963 dolar AS.

Dolar AS dibeli 107,20 yen Jepang, lebih rendah dari 107,28 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9391 franc Swiss dari 0,9416 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,3621 dolar Kanada dari 1,3587 dolar Kanada.

Di sisi ekonomi, Indeks Harga Konsumen (CPI) di AS meningkat 0,6 persen pada Juni berdasarkan penyesuaian musiman setelah jatuh 0,1 persen pada Mei, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan Selasa. CPI inti, naik 0,2 persen pada Juni, kenaikan bulanan pertama sejak Februari.

Mata uang AS, umumnya dipandang sebagai tempat yang tak berisiko mendapat tekanan di tengah momentum yang kuat di pasar ekuitas dengan Dow naik sekitar 400 poin pada Selasa.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS usai Prabowo Paparkan KEM-PPKF 2027

Nasional
12 jam lalu

Prabowo Targetkan Ekonomi Tumbuh 6,5% di 2027, Rupiah Rp16.800-17.500 per Dolar AS

Nasional
15 jam lalu

Purbaya Minta Warga yang Pegang Dolar AS Jual Sekarang, Ini Alasannya

Nasional
1 hari lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.706 per Dolar AS

Nasional
2 hari lalu

Komisi XI DPR Perintahkan BI Kembalikan Rupiah ke Rp16.500 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal