"Kami menyadari adanya masalah yang mempengaruhi informasi nilai tukar rupiah (IDR) di Google Search," ujar Google Indonesia dalam keterangannya, Sabtu (1/2/2025).
Google menyebut, data konversi mata uang tersebut bersumber dari pihak ketiga.
"Ketika kami mengetahui ketidakakuratan, kami menghubungi penyedia data untuk memperbaiki kesalahan secepat mungkin," tutur Google.