Harga Bitcoin Ngegas Lagi, Tembus Rekor Terbaru di 88.000 Dolar AS

Aditya Pratama
Harga bitcoin kembali menanjak dan menyentuh rekor terbaru di level 88.000 dolar AS. (Foto: Freepik)

Kepala Bagian Keuangan dan Pasar di Hargreaves Lansdown, Susannah Streeter mencatat bahwa kenaikan kripto terjadi di tengah 'euforia' pasar yang dipicu oleh kemenangan Trump minggu lalu.

"Janjinya untuk berinvestasi penuh pada kripto telah membawa Bitcoin ke puncak baru yang memabukkan," ucap Streeter dalam catatan penelitian dikutip, Selasa (12/11/2024).

Pada saat kampanye pemilihan presiden lalu, Trump menyampaikan sejumlah janji kepada industri kripto, termasuk menjadikan Amerika sebagai 'ibu kota kripto' di bumi. Dia juga bersikeras bahwa semua bitcoin harus ditambang di negara tersebut.

Tak hanya itu, Trump juga berjanji akan mengganti Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa AS, Gary Gensler, yang telah mengambil pendekatan agresif terhadap kripto, meskipun faktanya presiden tidak memiliki kewenangan untuk melakukannya.

Dalam catatan penelitian minggu lalu, ahli strategi Citi menyoroti bahwa kripto telah menjadi salah satu dari sedikit perdagangan Trump yang belum mengalami kemunduran.

"Sebagian alasannya adalah karena sifat pemerintahan Trump yang ramah terhadap kripto, yang diharapkan investor akan menghasilkan kejelasan regulasi di AS," ucap Ahli Strategi Citi, David Glass.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: AS Tak Akan Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setujui Hampir Seluruh Tuntutan AS untuk Berdamai

57 tahun lalu

Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!

57 tahun lalu

Trump Sebut AS Tak Berniat Serang Iran Lagi, kecuali...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal