Harga Emas Dunia Melejit 3 Persen, Ini Pemicunya

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Harga emas dunia melejit sebesar 3 persen pada perdagagan akhir pekan. (Foto: dok iNews)

"Data pekerjaan AS telah mencapai sweet spot dari apa yang ingin dilihat pasar, dan itu memungkinkan harga emas untuk reli," kata Analis Senior Kitco Metals, Jim Wyckoff dikutip dari Reuters, Sabtu (5/11/2022).

Sebelumnya pada Rabu (3/11/2022), The Fed kembali menaikkan suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin. Namun, mereka juga mengisyaratkan akan segera mengurangi siklus kenaikan suku bunga yang agresif. 

Emas disebut sebagai pelindung nilai inflasi, namun kenaikan suku bunga membuat daya tarik terhadap emas berkurang dan tidak memberikan imbal hasil.

Analis Senior OANDA, Edward Moya mengatakan, jika data inflasi AS pada pekan depan menunjukkan penurunan, maka harga emas dapat bergerak ke level 1.700 dolar AS. 

“Keterlambatan variabel panjang dari pengetatan Fed membuat para pedagang yakin mereka memilih laju kenaikan yang lebih lambat dan memutuskan nanti kapan harus berhenti,” kata Edward.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 hari lalu

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp31.000, Termurah Dijual Segini

6 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.679 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

6 hari lalu

Harga Emas Antam Hari Ini Melesat Rp15.000, Buyback Jadi Segini

7 hari lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.763 per Dolar AS 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal