BEI menyatakan tetap menghormati independensi MSCI. Namun, bursa akan meminta klarifikasi secara mendalam dengan mempertimbangkan berbagai reformasi pasar yang telah dijalankan.
BEI juga menegaskan proses tersebut masih berada dalam tahap konsultasi hingga 30 April 2027 dan belum menjadi keputusan final.
Sebagai bagian dari respons terhadap perkembangan pasar, konferensi pers bersama digelar di Gedung BEI pada Jumat (16/10/2026). Sejumlah pejabat hadir dalam forum tersebut, antara lain Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, COO Danantara Indonesia Dony Oskaria, Kapolri Suyudi Ario Seto, serta Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi.
Jajaran direksi BEI, KPEI, dan KSEI turut menghadiri pertemuan tersebut.
Dalam kesempatan itu, OJK menegaskan komitmen untuk memperketat penegakan hukum di sektor pasar modal. Langkah ini ditujukan untuk menjaga integritas pasar sekaligus memastikan perdagangan berlangsung secara teratur, wajar, dan efisien.
Selain memperkuat koordinasi menghadapi isu eksternal, BEI juga mendorong peningkatan literasi dan ketangguhan investor domestik melalui kegiatan Ring the Bell for Financial Literacy 2026 pada Rabu (14/10/2026).