IHSG Besok Diprediksi Lanjutkan Koreksi Imbas Konflik Timur-Tengah

Dinar Fitra Maghiszha
ilustrasi IHSG diprediksi terkoreksi besok (ist)

“Diperkirakan akan naik tipis seiring dengan meningkatnya kinerja ekspor komoditas,” tutur dia.

Di tingkat mancanegara, China akan melaporkan data Loan Prime Rate 1Y dan Loan Prime Rate 5Y. Pada Maret 2024, PBOC mempertahankan suku bunga pinjaman acuan tidak berubah yakni Loan Prime Rate 1Y sebesar 3,45 persen, sedangkan Loan Prime Rate 5Y sebesar 3.95 persen.

Kedua suku bunga tersebut, terang Phintraco, masih berada pada rekor terendah seiring dengan tujuan untuk memacu pertumbuhan perekonomian dari krisis properti dan rendahnya consumer confidence. 

Sementara itu di Amerika Serikat, data klaim pengangguran akan menjadi perhatian pasar pada pekan depan, ditambah rilis survey terkait kinerja manufaktur. Sejumlah pejabat Federal Reserve sebelumnya menerangkan bahwa suku bunga tinggi saat ini dapat bertahan lama apabila inflasi tak kunjung mereda.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Keuangan
4 hari lalu

OJK: Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Melonjak 36,95 Persen Sepanjang 2025

Keuangan
4 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, Mendekat ke Level 9.000

Keuangan
5 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 8.925, Nilai Transaksi Tembus Rp28,2 Triliun

Nasional
5 hari lalu

IHSG Tembus Rekor di 9.000, Purbaya: Naik Terus!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal