Namun demikian, net sell investor domestik ini diimbangin oleh net Buy investor asing. Asing tercatat membukukan aksi beli senilai senilai Rp6,27 triliun dan dibarengi aksi jual senilai Rp6,07 triliun.
Sementara dari jajaran top gainers, emiten baru BSA Logistik Indonesia Tbk (WBSA) masih memimpin penguatan sebesar 24,78 persen ke level 282, diikuti Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) menguat 20 persen ke level 105, Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) menguat 19,8 persen ke level 2.340.
Adapun dari jajaran top losers dipimpin oleh Indo Premier Investment Management melemah 14,93 persen ke level 188, Pinnacle Persada Investama tertekan 12,28 persen ke level 636, Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) tertekan 12,04 persen ke level 168.
Sedangkan berdasarkan sektoral, pada pembukaan perdagangan hanya ada 3 sektor yang menguat antara lain sektor energi menguat 0,84 persen, sektor non primer menguat 0,13 persen, dan sektor perindustrian menguat 0,08 persen.
Adapun sektor yang mengalami tekanan dan menjadi pemberat indeks pada perdagangan hari ini dari sektor keuangan yang melemah 1,13 persen, diikuti sektor infrastruktur melemah 0,86 persen, sektor primer tertekan 0,43 persen, sektor teknologi tertekan 0,5 persen. Seluruh sektor sisanya tertekan tipis dibawah 0,3 persen.