JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan pelemahan kemarin. Titik support dan resistance IHSG ada di 6.416-6.500.
Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, IHSG kembali tertahan di area MA5. Meskipun begitu, indikator Stochastic mengonfirmasi dead-cross keluar area overbought dengan bearish reversal momentum indikator RSI yang terlihat negatif.
"Diperkirakan IHSG masih akan bergerak tertekan dengan pergerakan moderate pada support resistance 6.416-6.500," ujarnya dalam riset tertulisnya, Kamis (24/1/2019).
IHSG kemarin ditutup melemah 0,27 persen atau 17,39 poin ke level 6.451 dengan sektor keuangan dan konsumer menjadi kontributor utama penekan IHSG. Melemahnya harga saham BMRI menjadi penekan sektor keuangan.
Investor asing memecahkan tren aksi beli dengan melakukan aksi jual untuk pertama kalinya sejak awal tahun ini sebesar Rp142,36 miliar setelah tercatat total net buy Rp10,97 triliun sejak awal tahun. Meskipun begitu, rupiah menguat 0,23 persen ke level Rp14.188 per dolar AS.