IHSG Diprediksi Melemah di Perdagangan Awal Juni, Ini Sentimen Pendorongnya

Anggie Ariesta
IHSG diprediksi masih akan dibayangi tren konsolidasi pada pembukaan perdagangan awal Juni 2026. (Foto: Dok. IMG)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan dibayangi tren konsolidasi pada pembukaan perdagangan awal Juni 2026. Sejumlah sentimen makroekonomi domestik serta eskalasi geopolitik global diperkirakan bakal menjadi faktor penentu arah pergerakan indeks saham utama di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG secara teknikal saat ini masih rentan mengalami tekanan minor. Perhatian pelaku pasar akan terbagi ke dalam beberapa fokus data fundamental serta kebijakan baru yang mulai diimplementasikan oleh pemerintah.

"Untuk besok, kami perkirakan IHSG masih rawan terkoreksi dengan support 6.071 dan resist 6.161," kata Herditya, Senin (1/6/2026).

Pria yang kerap disapa Didit ini menambahkan, pergerakan modal di pasar saham domestik dalam beberapa waktu ke depan akan sangat sensitif terhadap rilis indikator perekonomian nasional serta stabilitas global.

"Kami perkirakan investor akan mencermati rilis data inflasi Indonesia dan juga perkembangan dari konflik di Timur Tengah," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 jam lalu

IHSG Dibuka Melonjak ke Level 6.197, 317 Saham Menguat

2 hari lalu

IHSG Sepekan Menguat 4,24 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp10.749 Triliun

3 hari lalu

MNC Sekuritas Dukung Podomoro University Cetak Wirausaha Berbasis Pasar Modal

3 hari lalu

Saham SpaceX Anjlok, Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp15 Kuadriliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal