IHSG Diramal Bergerak di Kisaran 7.220-7.250 Jelang Rilis Neraca Dagang

Dinar Fitra Maghiszha
ilustrasi IHSG harian di BEI (Foto: iNews.id/Aldhi Chandra)

“Penurunan surplus nPI sejalan dengan perkiraan penurunan nilai ekspor sebesar -8,1 persen yoy di Desember 2023, dari sebelumnya -8,56 persen pada November 2023,” lanjutnya.

Dari luar negeri, pasar menantikan sejumlah rilis inflasi dari negara-negara maju, seperti Jerman yang diperkirakan akan mencatatkan inlfasi 3,7 persen yoy.

Selanjutnya Amerika Serikat akan mengumumkan data penjualan ritel mereka sebagai acuan melihat ketahanan konsumsi masyarakat. Optimisme para pelaku pasar modal Wall Street masih sama, yakni meyakini Federal Reserve akan memangkas suku bunga Fed Rate pada Maret 2024.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Keuangan
1 hari lalu

IHSG Sepekan Melemah 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp12.736 Triliun

Keuangan
3 hari lalu

IHSG Ngegas Pagi Ini, 321 Saham Menghijau

Keuangan
4 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah, Nilai Transaksi Sentuh Rp984 Miliar

Keuangan
5 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 7.559, DSSA-IFSH Pimpin Top Losers

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal