IHSG Diramal Bergerak di Kisaran 7.220-7.250 Jelang Rilis Neraca Dagang

Dinar Fitra Maghiszha
ilustrasi IHSG harian di BEI (Foto: iNews.id/Aldhi Chandra)

“Penurunan surplus nPI sejalan dengan perkiraan penurunan nilai ekspor sebesar -8,1 persen yoy di Desember 2023, dari sebelumnya -8,56 persen pada November 2023,” lanjutnya.

Dari luar negeri, pasar menantikan sejumlah rilis inflasi dari negara-negara maju, seperti Jerman yang diperkirakan akan mencatatkan inlfasi 3,7 persen yoy.

Selanjutnya Amerika Serikat akan mengumumkan data penjualan ritel mereka sebagai acuan melihat ketahanan konsumsi masyarakat. Optimisme para pelaku pasar modal Wall Street masih sama, yakni meyakini Federal Reserve akan memangkas suku bunga Fed Rate pada Maret 2024.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Keuangan
7 jam lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Melesat ke 8.948, SOLA-ASPR Pimpin Top Gainers

Keuangan
4 hari lalu

OJK: Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Melonjak 36,95 Persen Sepanjang 2025

Keuangan
5 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, Mendekat ke Level 9.000

Keuangan
5 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 8.925, Nilai Transaksi Tembus Rp28,2 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal