IHSG Diramal Dibuka Koreksi, Waspada Terjun di Bawah 7.000

Dinar Fitra Maghiszha
ilustrasi IHSG diramal dibuka koreksi pagi ini, Selasa (3/6/2025) di bawah level 7.000 (foto: ist)

Dari dalam negeri, pelemahan turut dipengaruhi oleh data neraca perdagangan April 2025 yang mencatatkan penurunan surplus menjadi 0,15 miliar dolar AS.

Meski begitu, inflasi Mei 2025 tercatat melambat menjadi 1,6 persen secara tahunan (year-on-year), dari 1,95 persen pada April 2025. Secara bulanan (month-to-month), terjadi deflasi sebesar 0,37 persen, berbalik dari inflasi 1,17 persen pada bulan sebelumnya.

Dari sisi global, pelaku pasar menantikan rilis data JOLTs Job Openings Amerika Serikat untuk April 2025, yang diperkirakan turun menjadi 7,10 juta dari 7,19 juta di Maret. 

Sementara itu,  fokus tertuju pada data inflasi Eropa periode Mei 2025 yang diperkirakan melambat menjadi 2 persen YoY. Inflasi inti juga diprediksi menurun ke 2,5 persen dari 2,7 persen pada bulan sebelumnya, membuka peluang pemangkasan suku bunga ECB dalam waktu dekat.

Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham-saham pilihan seperti PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Keuangan
3 hari lalu

IHSG Dibuka di Level 7.182, Mayoritas Sektor Memerah

Keuangan
4 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.174, Nilai Transaksi Tembus Rp22,7 Triliun

Keuangan
5 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.092, DEFI-PYFA Pimpin Top Gainers

Keuangan
6 hari lalu

IHSG Dibuka Melemah ke 6.968, Mayoritas Saham Masih Tertekan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal