IHSG Hari Ini Berpeluang Kembali ke Level 7.000, Tekanan Terhadap Saham Perbankan Mereda

Dinar Fitra Maghiszha
IHSG hari ini, Jumat (22/9/2023), berpeluang kembali menembus level 7.000. (Foto: dok iNews)

"Tekanan terhadap saham-saham bank diredam oleh keputusan BI menahan suku bunga," papar Phintraco.

Dari luar negeri, pelaku pasar masih mencermati dampak pernyataan Gubernur bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve, Jerome Powell terkait proyeksi suku bunga di masa depan.

Powell dalam beberapa waktu terakhir menyebut bahwa perjuangan pihaknya melawan inflasi masih belum berakhir meskipun suku bunga dipertahankan pada pertemuan Rabu kemarin  (20/9/2023). The Fed memproyeksikan suku bunga dapat dikerek sekali lagi ke level 5,50 persen hingga 5,75 persen.

"Dengan tingkat suku bunga seperti itu, maka kekhawatiran yang semakin meningkat adalah bahwa kita sedang berpotensi menuju resesi,” kata Analis CFRA Research, Sam Stovall, dilansir Reuters, Kamis (21/9/2023).

Proyeksi The Fed juga menitikberatkan kebijakan moneter akan tetap lebih ketat dari yang diperkirakan hingga tahun 2024. Tekanan juga datang angka pengangguran yang melandai, sehingga mmengindikasikan pasar tenaga kerja masih cukup panas, yang ditakutkan kembali mendongkrak inflasi.
 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Makro
5 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Keuangan
5 hari lalu

481 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melesat ke 7.106 Jelang Libur Panjang

Nasional
5 hari lalu

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Keuangan
5 hari lalu

IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.074 sebelum Libur Panjang Lebaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal