JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini berpotensi melemah pada sepanjang perdagangan. Pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 7.220–7.250.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto menuturkan, kesimpulan perdagangan sebelumnya, IHSG terkena aksi profit taking. Menurutnya, hal ini wajar terjadi di akhir tahun.
"Hal menarik kami perhatikan bahwa nilai transaksi IHSG mulai menurun kembali, hal ini sesuai ekspektasi karena kemungkinan di hari libur banyak pelaku pasar yang mengurangi aktivitas transaksi sahamnya," ujar William dalam analisisnya, Kamis (28/12/2023).
William menambahkan, pelemahan IHSG yang mungkin akan terjadi tidaklah mengakibatkan perubahan arah tren. Untuk faktor teknikal, IHSG membentuk pola shooting star, secara teknikal merupakan bearish pattern.
"Menurut kami ini dikarenakan terjadinya profit taking, dan merupakan hal yang wajar terjadi pada akhir tahun," katanya.
Jika IHSG melemah terbatas hanya pada support pada MA5, maka tren IHSG masih menguat sampai hari Jumat yang akan datang. Sedangkan untuk sentimen, belum ada sentimen baru yang perlu diperhatikan.