JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (3/8/2022) berpotensi melemah akibat beberapa sentimen negatif, khususnya ketegangan AS dan China.
Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) sekaligus analis MNC Sekuritas, Edwin Sebayang, mengatakan pergerakan IHSG bakal dipengaruhi penurunan Wall Street akibat dampak ketegangan AS dah China setelah kunjungan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi. Selain itu, penurunan harga komoditas juga menjadi sentimen negatif bagi pergerakan IHSG hari ini.
"Akibat aksi 'gertak sambel' yang dilakukan China terkait kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan, Indeks di Wall Street dihujani aksi profit taking yang menyebabkab Indeks DJIA turun. Ini menjadi sentimen negatif bagi perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini," ungkap Edwin dalam risetnya, Rabu (3/8/2022).
Di sisi lain, lanjutnya, investor perlu mewaspadai potensi melemahnya IHSG terkait penurunan harga komoditas, antara lain Oil 0.23 persen, Gold -0.73 persen, CPO -5.21 persen dan Nikel turun cukup signifikan sebesar -8.22 persen di tengah turunnya EIDO sebesar -0.39 persen.
Hal ini, akan membuat IHSG bergerak di rentang 6.930-7.018 dengan kecenderungan melemah, padahal kemarin IHSG menguat sebesar 0.28 persen.