IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Sentimennya

Dinar Fitra Maghiszha
IHSG hari ini diprediksi mengalami tekanan jual pada perdagangan, Selasa (24/10/2023), yang dipengaruhi sejumlah sentimen. (Foto: Dok. MPI)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini diprediksi mengalami tekanan jual pada perdagangan, Selasa (24/10/2023). Hal ini dipengaruhi sejumlah sentimen, termasuk lonjakan suku bunga Bank Indonesia (BI) hingga peningkatan imbal hasil (yield) surat utang negara Amerika Serikat (AS).

Secara teknikal indeks komposit gagal untuk bertahan area support, sekaligus masih diselimuti tekanan outflow investor asing. Pada Senin (23/10/2023), IHSG turun 1,57 persen di 6.741,96.

"IHSG masih cenderung melemah, meski tidak sedalam Senin kemarin. Indeks diperkirakan fluktuatif dalam rentang 6.730-6.775," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Selasa (24/10/2023).

Level support terdekat yang patut dicermati berada di 6.730, dengan area resistance di 6.850. Riset MNC Sekuritas menilai apabila IHSG mampu bertahan di atas 6.711, maka kemungkinan terdapat peluang untuk menguat di rentang 6.758-6.821 sebagai skenario terbaiknya.

"Sementara apabila break 6.711, maka IHSG akan mengarah ke 6.666 - 6.676," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

445 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 6.172

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Breaking News: BI Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen

57 tahun lalu

IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.220, GHON-NZIA Parkir di Zona Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal