IHSG Pekan Depan Berpotensi Melemah, Ini Pemicunya

Dinar Fitra Maghiszha
IHSG berpotensi melemah pada perdagangan pekan depan. Pelaku pasar dinilai masih wait and see melihat kondisi makro. (Foto: Antara)

Sementara itu, hari perdagangan yang lebih singkat pada pekan depan, menyusul libur nasional cuti bersama pada 28-30 Mei 2023 yang juga mendorong pembatasan pada aktivitas transaksi.

"Hal ini turut mempengaruhi sikap hati-hati pelaku pasar," lanjut laporan tersebut.

Dari sisi sentimen luar negeri, Amerika Serikat akan merilis data CB Consumer Confidence bulan Juni 2023 pada pekan depan, serta GDP Growth Rate QoQ Final per Kuartal I 2023 (29/6/2023). Sementara, China akan merilis NBS Manufacturing PMI bulan Juni 2023 (30/6/2023) yang sebelumnya berada di 48,8 bulan Mei 2023.

Apabila indeks manufaktur China pada Juni 2023 masih di bawah 50, maka mengindikasikan pemulihan aktivitas manufaktur masiih cukup lambat di negeri Tirai Bambu.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Keuangan
21 jam lalu

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Loyo di Level 8.211

Keuangan
2 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1 Persen ke 8.235, Nilai Transaksi Tembus Rp27,6 Triliun

Nasional
2 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 8.351, IFSH-DIVA Pimpin Top Gainers

Keuangan
3 hari lalu

IHSG Ditutup Menguat ke 8.322, JAYA-KAQI Pimpin Top Gainers

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal