IHSG Sepekan Diprediksi Turun, Covid-19 Tetap Jadi Sorotan

Aditya Pratama
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi mencari arah baru pekan ini di tengah tingginya optimisme. (Foto: ilustrasi/Sindonews)

Katalis negatif lainnya, kata Hans, berasal dari kasus positif Covid-19 yang terus meningkat dibarengi dengan kapasitas rumah sakit yang penuh. Hal ini terkait dengan musim dingin di negara-negara Eropa dan AS.

Hans menambahkan, isu Covid-19 menjadi perhatian di dalam negeri. Pada pekan lalu, IHSG sempat terjerembab akibat isu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total di DKI Jakarta.

"Pekan lalu pasar saham Indonesia sempat terkoreksi akibat berita hoax tentang Gubenur DKI akan tarik Rem Darurat atau melakukan PSBB total kembali. Pelaku pasar terlihat berhati-hati karena terlihat trend peningkatan kasus baru sejak 25 November dan beberapa kali membuat rekor baru," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 5.912, PRDL-JELI Pimpin Top Gainers

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok ke Level 5.873, BAPA-LAND Pimpin Top Losers

57 tahun lalu

IHSG Dibuka Anjlok ke Level 5.984, ERRA-PTMP jadi Saham Top Losers

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Bergerak Menuju Level 6.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal