Kapitalisasi Pasar Bursa Efek Indonesia Tembus Rekor Rp10.000 Triliun

Dinar Fitra Maghiszha
Nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) menembus di atas Rp10.000 triliun sejak pertengahan pekan lalu. Ini merupakan rekor terbaru bursa. (Foto: Dok. iNews.id)

Posisi ketiga ditempati oleh PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dengan market caps Rp656,67 triliun, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencapai Rp529,66 triliun. Raksasa tambang yang baru saja melantai pada awal Juli 2023, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menempati posisi ketujuh sebagai market caps terbesar.

Secara spesifik, BEI tidak membidik nilai market caps tertentu pada tahun 2023, tetapi memproyeksikan 200 instrumen efek baru di bursa, termasuk equity (saham), bond (surat utang), structured warrant, hingga Kontrak Investasi Kolektif (KIK) baru yg mencatatkan DIRE, DINFRA, ETF, EBA.

Namun, manajemen meyakini kapitalisasi pasar Bursa bisa menembus Rp13.500 triliun pada periode kepengurusan Direksi bursa yang baru, sebagaimana pernah diungkapkan Direktur Utama BEI Iman Rachman dalam rencana kerja periode 2022-2026.

"Bursa memberikan perhatian dan efforts kepada semua instrumen investasi," ucap Nyoman.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

BEI Pastikan Belum Ada Penunjukan Dirut Sementara, Operasional Berjalan Normal

Nasional
22 jam lalu

IHSG di Awal Pekan Ini kembali Dibuka Lesu di Level 8.306

Nasional
2 hari lalu

Posisi Dirut BEI Baru bakal Diumumkan Senin

Keuangan
3 hari lalu

IHSG Sepekan Ambles 6,94 Persen, Diwarnai Trading Halt 2 Kali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal