JAKARTA, iNews.id - Pernahkah kamu membayangkan uangmu bisa bekerja untukmu? Ada perbedaan besar antara uang yang hanya diam di rekening dan uang yang berkembang melalui investasi. Memahami alasan kenapa harus investasi adalah langkah pertama yang kritis untuk mengamankan kesejahteraan finansialmu di masa depan.
Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dari waktu ke waktu. Misalnya, dua tahun lalu semangkuk mi ayam yang harganya Rp 12.000, mungkin sekarang Rp 17.000. Nilai uangmu secara perlahan tergerus karena daya belinya menurun. Jika tabunganmu hanya disimpan tanpa menghasilkan imbal hasil yang setidaknya menyamai inflasi, maka secara riil, kekayaanmu justru berkurang.
Menabung dan berinvestasi adalah dua hal berbeda yang seharusnya saling melengkapi, bukan dipertentangkan.
Intinya, kamu menabung untuk keamanan dan berinvestasi untuk pertumbuhan.
Manfaat terbesar dari berinvestasi secara konsisten dalam jangka panjang adalah kekuatan compounding atau “bunga berbunga”. Ini adalah efek di mana imbal hasil yang kamu dapatkan akan menghasilkan imbal hasil lagi di periode berikutnya.