Malaysia Hentikan Operasional Binance

Aditya Pratama
Pemerintah Malaysia hentikan operasional Binance di negaranya.

KUALA LUMPUR, iNews.id - Malaysia mengambil tindakan keras terhadap platform mata uang kripto Binance. Komisi Sekuritas Malaysia menghentikan operasional Binance di negaranya. 

Komisi Sekuritas telah memberikan teguran kepada CEO Binance Holding Limited, Zhang Changpeng. Selain Binance, Komisi Sekuritas juga melakukan hal yang sama kepada tiga entitas lain yang terdaftar di Inggris, Lithuania, dan Singapura karena terus beroperasi di Malaysia, meski sudah diberi diberi peringatan sejak tahun lalu.

Regulator Malaysia memerintahkan Binance untuk menonaktifkan situs web dan aplikasi selulernya, menghentikan aktivitas media dan pemasaran, serta membatasi investor Malaysia untuk mengakses Telegramnya. 

"Mereka yang saat ini memiliki akun dengan Binance didesak untuk segera menghentikan perdagangan melalui platformnya dan segera menarik semua investasi mereka," instruksi Komisi Sekuritas Malaysia, dikutip dari Reuters, Minggu (1/8/2021). 

Sementara Binance menyatakan pada Jumat (30/7/2021) lalu, mereka akan menghentikan penawaran produk berjangka dan turunnnya di seluruh Eropa. Itu dilakukan karena Binance menghadapi tekanan yang semakin besar dari regulator di seluruh dunia.     

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Pemerintah-DPR Sepakat Bantuan Bencana Sumatra dari Diaspora di Malaysia Boleh Masuk

Internasional
2 hari lalu

Malaysia Putuskan Puasa Ramadan Mulai Kamis 19 Februari

Internasional
3 hari lalu

Kereta Cepat Malaysia-Singapura Segera Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 5 Menit

Internasional
3 hari lalu

Satu Keluarga Ditemukan Tewas di dalam Rumah, Termasuk 2 Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal