Menakar Prospek IHSG 2025 pada Tahun Anggaran Pertama Presiden Prabowo

Dinar Fitra Maghiszha
Pasar modal Indonesia membuka lembaran baru di 2025, sebagai tahun anggaran pertama pemerintahan Prabowo-Gibran. (Foto: Arif Julianto)

JAKARTA, iNews.id - Pasar modal Indonesia membuka lembaran baru di 2025, sebagai tahun anggaran pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ini berlangsung setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan UU Nomor 62 Tahun 2024 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025.

Dengan stabilitas politik yang dijanjikan pemerintahan baru, sejumlah analis memandang optimisme terhadap pasar modal Indonesia, termasuk dalam menakar arah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Riset RHB Sekuritas Indonesia bertajuk ‘2025 Outlook: Growth Drivers, Sector Insights’ membaca potensi IHSG dapat melanjutkan penguatan hingga mencapai level 8.000.

Proyeksi ini, seperti dalam riset yang ditulis analis Andrey Wijaya, didukung sejumlah faktor fundamental domestik seperti inisiatif ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, kenaikan signifikan upah minimum, dan kemungkinan penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI) pada kuartal kedua 2025. 

Tren penurunan BI Rate diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kredit perbankan serta Net Interest Margin (NIM) yang lebih baik.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Resmi Setujui Tenor KPR Subsidi hingga 40 Tahun

57 tahun lalu

Dibuka Merah, IHSG Balik Arah ke Level 5.950

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 3,56 Persen, Keluar dari Level 6.000

57 tahun lalu

MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, OJK: Momentum Lanjutkan Reformasi Pasar Modal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal