Menko Luhut: Indonesia Tidak Bergantung secara Ekonomi kepada China

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: iNews.id)

Oleh karenanya, pemerintah memastikan investasi asing tidak sembarang dilakukan. Sebisa mungkin investasi harus menguntungkan Indonesia dengan tidak membiarkan asing memanfaatkan sumber daya dengan seenaknya.

Selain itu, investasi asing juga harus dapat menyerap sumber daya manusia (SDM) dalam negeri. Hal ini untuk mengurangi angka pengangguran yang masih tinggi.

"Kita tidak ingin investasi hanya untuk ambil raw material, kita harus melihat nilai tambah, seperti yang saya sampaikan tadi, kita harus lihat investasi alih teknologi, investasi ramah lingkungan dan investasi dengan menggunakan SDM Indonesia sebanyak mungkin," ucapnya.

KTT G20

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia telah menentukan sikap dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Pertemuan ekonomi antara 20 negara maju dan berkembang ini akan berlangsung di Buenos Aires, Argentina pada 30 November hingga 1 Desember 2018.

Luhut mengatakan, Indonesia akan memperjuangkan perdagangan yang adil bagi seluruh negara-negara di dunia. "Tidak kalah penting, Indonesia juga akan mendorong kepentingan multilateral dan bukan hanya bilateral saja," ujarnya.

Pasalnya, dalam pertemuan ini China dan Amerika Serikat (AS) yang tengah bersitegang dalam perang dagang akan bertemu. Dengan demikian, diharapkan dalam pertemuan ini ketegangan dapat mereda. Menurut hemat kami, trade war itu jangan pula berkepanjangan karena itu merugikan kita semua dan terutama pasar negara berkembang akan banyak kena di situ," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

BPJPH: Produk AS yang Masuk RI akan Kantongi 2 Label Halal

Nasional
8 hari lalu

RI Teken Perjanjian Tarif AS, Bahlil: Perusahaan yang Mau Investasi Tetap Hormati Aturan

Nasional
17 hari lalu

Purbaya Ungkap Ekonomi RI Cerah, Ajak Investor Segera Berinvestasi

Internasional
30 hari lalu

Iran Janjikan Perang Brutal, Bidik Kapal Induk AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal