JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menyebutkan bahwa pemberlakuan PPKM darurat bisa diperpanjang hingga 6 pekan. Hal ini memicu sentimen negatif bagi pasar keuangan dalam negeri.
Mengawali pekan ini, IHSG ditutup menguat +0,64 persen ke level 6.078,57 pada perdagangan hari Senin (12/7/2021) diikuti dengan net foreign buy mencapai Rp872,43 miliar. IHSG menguat didorong penguatan dari sektor kesehatan sebesar +3,29 persen, diikuti oleh non-siklikal +1,51 persen. Di sisi lain, sektor teknologi melemah -2,25 persen, diikuti oleh sektor transportasi -1,69 persen.
Indonesia memimpin peningkatan kasus Covid-19 global dengan rekor peningkatan 40.427 kasus per hari. Tingginya angka penularan membutuhkan tambahan dana APBN untuk penanganan Covid-19. Sementara, nilai tukar rupiah melemah di Rp14.492.
Pada perdagangan hari ke-2 minggu ini, Selasa (13/7/2021), IHSG ditutup melemah -1,10 persen ke level 6.012,03 sementara net foreign buy mencapai Rp211,47 miliar.
Research Analyst MNC Sekuritas Rifqi Ramadhan mengungkapkan bahwa IHSG ditutup melemah -0,55 persen ke level 5.979,22 pada perdagangan hari Rabu (14/7/2021) sementara net foreign buy mencapai Rp179,37 miliar.
“IHSG melemah didorong oleh penurunan dari sektor industrial sebesar -2,47 persen, diikuti oleh properti -1,52 persen. Di sisi lain sektor teknologi menguat +1,33 persen diikuti dengan sektor transportasi +0,89 persen," jelas Rifqi.