Pasar Saham Bergejolak, Peluang Investor untuk Masuk

Isna Rifka Sri Rahayu
Presiden Direktur BNP Paribas Investment Partners Vivian Secakusuma. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Selain itu, menurutnya, dalam berinvestasi pasti ada risikonya tergantung seberapa lama keinginan seseorang untuk berinvestasi. Jika ingin berinvestasi untuk jangka pendek maka bisa ke deposito namun untuk jangka panjang bisa ke pasar uang.

Namun, hakikat dari investasi adalah untuk jangka panjang. Dengan demikian, seharusnya investor tidak terpengaruh dengan sentimen jangka pendek ini.

"Berinestasi itu memang selalu ada risikonya. Jadi kita melihat ini sebagai opportunity untuk masuk kalau memang jangka waktu investasi kita dan profil risiko kita tepat," ucapnya.

Oleh karenanya, di saat IHSG sedang anjlok seperti sekarang investor bisa memanfatkan ini untuk berinvestasi. Pasalnya, IHSG akan berangsur naik setelah sentimen jangka pendek ini berakhir.

"Jadi kalau investor yang memang mengerti dan sesuai profil risikonya, sebaiknya melihat ini sebagai opportunity untuk berinvestasi," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Keuangan
2 hari lalu

IHSG Sepekan Menguat 3,49 Persen, Kapitalisasi Pasar Sentuh Rp14.889 Triliun

Keuangan
3 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke 8.265, SOTS-HILL Pimpin Top Losers

Nasional
3 hari lalu

BEI Siapkan Strategi Pembenahan Pasar Modal Indonesia 

Nasional
4 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, 264 Saham Meroket

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal