Pasar Saham Pascalibur Panjang Berpotensi Terkoreksi, Ini Faktornya

Michelle Natalia
Beberapa sentimen akan memengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan depan. (Foto: iNews.id/Hasiholan Siahaan)

JAKARTA, iNews.id - Beberapa sentimen akan memengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan depan. Direktur Investama Hans Kwee mengatakan pasar saham Indonesia akan kembali dari libur panjang, berpeluang adjust terhadap pergerakan pasar luar negeri yang cenderung terkoreksi.

Dia menyebutkan pelaku pasar juga menanti pengumuman pertumbuhan ekonomi kuartal III dan lanjutan laba perusahaan. Di samping itu, naiknya kasus Covid 19 menjadi tekanan bagi pasar saham dunia.

"IHSG berpeluang konsolidasi melemah di pekan ini dengan support di level 5,095 sampai 5,000 dan resistance di level 5,182 sampai 5,200," kata Hans Kwee di Jakarta, Minggu (1/11/2020).

Selain itu, faktor ekskternal lainnya, yakni laporan Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) kuartal ketiga naik secara tahunan sebesar 33,1 persen, pertumbuhan tercepat yang pernah ada sejak pemerintah mulai mencatatnya pada 1947.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Keuangan
3 hari lalu

IHSG Sepekan Anjlok 2,42 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp12.382 Triliun

Keuangan
3 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 2 Persen, Keluar dari Level 7.000

Keuangan
4 hari lalu

399 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit ke 7.101

Keuangan
5 hari lalu

IHSG Dibuka Menguat ke 7.086, Mayoritas Saham Stagnan

Nasional
6 hari lalu

Dibilang Gila, Purbaya Pede IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal