Misalnya, untuk mengumpulkan Rp100 juta kamu akan mengambil waktu tiga tahun. Berapa persenkah dari pendapatanmu akan masuk tabungan itu? Nah kamulah yang akan mengaturnya. Ketegasan dan kerajinan menjadi kunci targetmu tercapai.
Setelah menetapkan target, langkah selanjutnya adalah dengan membuat ‘iuran’ bulanan. Kamu bisa menyisihkan dari pendapatanmu. Dibuat seperti sistem iuran agar kamu lebih bertanggung jawab.
Jika tak membayar seolah-olah kamu akan mendapatkan sanksi. Oleh sebab itu perlunya kecermatan dan kehematan kamu agar dari gajimu bisa ditabung untuk mencapat Rp100 juta.
Biasanya dalam mencapai target, jalanmu tidak mulus. Ada saja ujiannya untuk bisa mengambil kembali duit tabungan itu. Dari mulai keinginan membeli pakaian, sepatu atau gawai baru. Sampai ingin menggunakannya berlibur tentu sering terlintas.
Makanya di awal sudah dijelaskan tetapkan target dan kamu harus konsisten. Jadi dengan sendirinya kamu mampu mengerem perilaku boros diubah menjadi gemar menabung.