Pemkab Mimika Tagih Freeport Bayar Tunggakan 3 Juta Dolar AS

Antara
Ilustrasi. (Foto: Reuters)

"Pada saat Freeport menghentikan pembayaran dana partisipasi pada 2017 itu, mereka tidak pernah membuat surat pemberitahuan tertulis ke Pemkab Mimika. Seharusnya ada pemberitahuan tertulis, apa alasan penghentian pembayaran dana partisipasi tersebut, apakah karena produksi tidak mencapai target atau alasan lainnya," kata Dwi.

Menurut Dwi, selama 2017 hingga sekarang produksi mineral tembaga, emas dan perak Freeport tetap berjalan normal, kendati terjadi permasalahan mogok kerja ribuan karyawan sejak periode Mei 2017. Pembayaran dana partisipasi pembangunan berkelanjutan di Mimika oleh pihak Freeport seharusnya dilakukan pada 30 November 2017.

Terkait permasalahan tersebut, pada 19 April lalu berlangsung pertemuan antara Pemkab Mimika dengan pihak manajemen Freeport. Dalam pertemuan tersebut, EVP PT Freeport Napoleon Sawai di hadapan Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang beserta sejumlah pejabat Pemkab Mimika seperti Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Kepala Badan Lingkungan Hidup, Asisten II Setda Mimika, Kabag Hukum serta Sekretaris Dispenda Mimika, menyatakan perusahaan siap membayar dana partisipasi pembangunan berkelanjutan tahun 2017.

Menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut, jajaran Dispenda Mimika telah mengajukan surat pemberitahuan tertulis ke manajemen Freeport pada 25 April. "Sampai sekarang kami belum menerima surat balasan dari manajemen Freeport. Kami berharap Freeport segera merealisasikan pembayaran dana partisipasi pembangunan berkelanjutan tahun 2017 mengingat pengelolaan tailing Freeport telah memberikan dampak yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat di Kabupaten Mimika," tutur Dwi.

Ia menambahkan, kewajiban Freeport untuk membayar dana partisipasi pembangunan berkelanjutan tersebut ke Pemkab Mimika sebesar 3 juta dolar AS atau berkisar Rp38 miliar-Rp42 miliar (sesuai kurs yang berlaku saat pembayaran) justru sangat membantu Pemkab Mimika untuk menalangi berbagai kebutuhan anggaran pembangunannya.

"Dana itu langsung ditransfer ke rekening Kas Daerah Pemkab Mimika yang nantinya akan dibagi oleh Bappeda dan Badan Keuangan-Aset Daerah untuk menunjang berbagai program pembangunan daerah. Jadi, manfaatnya besar sekali bagi daerah. Di sisi lain, dampak dari tailing yang dibuang oleh Freeport melalui sungai ke wilayah dataran rendah Mimika justru semakin besar dimana terjadi pendangkalan alur-alur sungai yang menjadi urat nadi ekonomi utama bagi masyarakat di wilayah pesisir," kata Dwi.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Prabowo bakal Berikan 10 Persen Saham Freeport Indonesia untuk Masyarakat Papua

Nasional
2 bulan lalu

Freeport Indonesia Targetkan Tambang Grasberg Beroperasi Penuh Tahun Depan usai Longsor

Bisnis
4 bulan lalu

Profil Tony Wenas, Jejak Karier Bos Freeport Indonesia

Nasional
4 bulan lalu

Bahlil Ungkap Rencana Tambah Kepemilikan Saham Freeport Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal