"Loan channeling menjadi salah satu model kolaborasi yang relevan saat ini. Dengan kesiapan sistem dan infrastruktur yang dimiliki, kami terus membuka peluang kolaborasi yang sejalan dengan perkembangan ekosistem," kata Aristama.
Kolaborasi tersebut dinilai memiliki potensi karena masing-masing pihak membawa kekuatan yang berbeda.
Pindar memiliki infrastruktur dan kapabilitas digital yang dapat membantu proses pendanaan berlangsung lebih efisien. Sementara itu, bank regional memiliki jaringan yang lebih dekat dengan masyarakat serta pemahaman terhadap karakteristik pasar di wilayahnya.
Kombinasi tersebut dapat membuka peluang pembiayaan yang lebih luas, terutama bagi pelaku usaha di daerah yang membutuhkan akses terhadap layanan keuangan formal.
Meski demikian, ekspansi pembiayaan digital tetap membutuhkan tata kelola dan manajemen risiko yang kuat. Inovasi industri juga perlu berjalan beriringan dengan perlindungan konsumen dan kepatuhan terhadap regulasi.