RI Baru Pakai Energi Panas Bumi 11 Persen, Jokowi: Kecil Sekali!

Atikah Umiyani
Presiden Jokowi sayangkan penggunaan energi panas bumi (foto: iNews.id/Atikah)

"Padahal yang ngantre pengen menggunakan banyak sekali. Ada apa ya tadi dijawab oleh Pak Menteri ESDM, izin terlalu lama, itu yang harus dibenahi. Membenahi sistem perizinan, saya rasa itu," tutur dia.

Apalagi Jokowi mengetahui bahwa, dibutuhkan waktu 5 sampai 6 tahun sendiri untuk mengurus izin sebuah proyek pembangkit listrik panas bumi. Mulai dari Amdal hingga urusan eksplorasi yang memakan waktu. 

Bahkan, Jokowi sempat berkelakar bila dirinya yang menjadi investor mungkin tidak akan kuat. Maka dari itu, ia meminta agar Kementerian ESDM bisa membenahi permasalahan perizinan ini, kalau bisa dipercepat jangan sampai 6 tahun pengurusannya.

"Perizinan di kita itu kan masih banyak. Contoh urusan Amdal, sampai setahun, dua tahun, belum izin izin yang lainnya. Kalaumenunggu konstruksi bisa 5-6 tahun, kalau investor nggak sabar nggak mungkin mau mengerjakan. Kalau saya nggak kuat saya, meski banyak yang sampaikan saya sabar tapi nunggu 6 tahun ndak kuat saya," pungkasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Menhan Sjafrie dan Hegseth Perkuat Kerja Sama Pertahanan RI-AS, Usung Teknologi Masa Depan

Nasional
23 jam lalu

Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama Sektor Energi hingga Antariksa

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Konsultasi ke Putin soal Geopolitik Dunia, Puji Peran Penting Rusia

Nasional
2 hari lalu

Perundingan AS-Iran Gagal, Ma’ruf Amin: Kita Harus Siap Hadapi Dampak Apa Pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal