Rupiah Ditutup Menguat usai BPS Rilis Data Ekonomi RI Tumbuh 5,12%

Anggie Ariesta
Ilustrasi rupiah ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (5/8/2025) usai BPS rilis data pertumbuhan ekonomi. (Foto: iNews.id)

Sementara itu, dari pasar global, Presiden AS Donald Trump mengatakan ia dapat mengenakan tarif sekunder 100 persen kepada pembeli minyak mentah Rusia seperti India setelah mengumumkan tarif 25 persen untuk impor India pada bulan Juli. 

New Delhi menyebut serangannya "tidak dapat dibenarkan" dan berjanji untuk melindungi kepentingan ekonominya, yang memperdalam keretakan perdagangan antara kedua negara. 

Para pelaku pasar juga menunggu perkembangan tarif terbaru AS terhadap mitra dagangnya, yang dikhawatirkan para analis dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, perkembangan kebijakan perdagangan juga memberikan dukungan. Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer mengonfirmasi bahwa tarif besar yang diberlakukan oleh Presiden Trump terhadap impor dari hampir 70 negara kemungkinan akan tetap berlaku, yang memperkuat kekhawatiran inflasi.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

BPS Tepis Tudingan Intervensi Data, Buka-bukaan soal Rumitnya Metodologi Penghitungan Ekonomi

Nasional
7 jam lalu

Bapanas Dorong Optimalisasi DMO Imbas Kenaikan Harga Minyak Goreng di 207 Kabupaten Kota

Nasional
12 jam lalu

Di Forum IMF, Purbaya Target Ekonomi RI Tembus 6%

Nasional
1 hari lalu

ASBANDA Dorong Transformasi BPD Jadi Orkestrator Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal