Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat 13 Poin ke Rp16.270 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah ditutup menguat 13 poin atau 0,08 persen ke level Rp16.270 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Selasa (14/1/2025). (Foto: Ilustrasi/iNews.id)

Inflasi yang tinggi dan kekuatan di pasar tenaga kerja diharapkan dapat memberi Federal Reserve lebih banyak ruang untuk mempertahankan suku bunga tetap tinggi, tren yang menjadi pertanda buruk bagi aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas dan logam lainnya.

Dari sentimen domestik, pemerintah meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,1 persen pada 2024, karena mampu menjaga pertumbuhan ekonomi pada tingkat yang solid sebesar 4,95 persen (year on year) pada kuartal III 2024 yang mencerminkan ketahanan dan daya saing ekonomi.

Selain itu, indikator sektor riil juga menunjukan angka positif, diantaranya, PMI Manufaktur yang tetap ekspansif di level 51,2, dengan permintaan domestik yang kuat, dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) juga terus optimis yakni pada Desember 2024 adalah 127,7, serta Indeks Penjualan Riil (IPR) juga tumbuh positif.

Di samping itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2024 juga terdongkrak oleh beberapa kebijakan dan kegiatan ekonomi yang lebih bergeliat di akhir tahun, yaitu  jelang Natal dan Tahun Baru lalu seperti program mudik gratis, diskon harga tiket pesawat.

Dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi tetap bagus, Pemerintah telah mengeluarkan juga berbagai Paket Stimulus Ekonomi yang telah dirilis di akhir 2024 lalu, seperti bantuan pangan/beras, diskon listrik 50 persen untuk 2 bulan, PPN DTP properti dan otomotif, serta insentif PPh Pasal 21 DTP untuk sektor padat karya.

"Jadi, Pemerintah secara konsisten memberi dukungan untuk kelas menengah melalui berbagai program seperti subsidi, insentif pajak, dukungan akses pembiayaan usaha, serta peningkatan kapasitas SDM," ucapnya.

Berdasarkan data di atas, mata uang rupiah untuk perdagangan selanjutnya diprediksi bergerak fluktuatif dan ditutup melemah direntang Rp16.260-Rp16.320 per dolar AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Rupiah Sepekan Anjlok ke Rp16.819 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Internasional
14 jam lalu

Ngeri! Trump Pertimbangkan Serang Iran

Internasional
15 jam lalu

Dari Es Abadi ke Pusat Konflik Global: Mengapa Greenland Diperebutkan?

Internasional
18 jam lalu

Greenland Tolak Jadi Bagian Amerika: Berhenti Remehkan Kami!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal