Rupiah Lebih Perkasa dari  Ringgit dan Rupee, Sri Mulyani Ungkap Penyebabnya

Michelle Natalia
Rupiah lebih perkasa dari  Ringgit dan Rupee, Sri Mulyani ungkap penyebabnya (Foto: Istimewa)

Dari sisi pasar Surat Berharga Negara (SBN) terjadi penguatan yang berlanjut pada awal 2023 didorong dengan terjadinya pembelian kembali SBN oleh investor nonresiden. 

"Hingga 27 Januari 2023, tercatat nett buy oleh nonresiden yang mencapai Rp48,53 triliun. Penguatan tersebut berhasil menurunkan yield SBN seri benchmark 10 tahun dan penurunan yield 20 basis poin (bps) ytd mrncapai level 6,74 persen," ujar Sri Mulyani.

Meski kondisi pasar SBN cukup positif, namun dia mengingatkan tekanan inflasi global di berbagai negara masih persisten tinggi harus tetap diwaspadai.

"Karena ini bisa berpotensi memicu kenaikan suku bunga bank-bank sentral negara maju yang bisa menimbulkan potensi terjadinya pembalikan arus modal," ucapnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?

57 tahun lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.804 per Dolar AS

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp17.848 per Dolar AS

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal