Rupiah Melemah 0,33 Persen dalam Sepekan, Ini Prediksi untuk Minggu Depan

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah bergerak melemah 0,33 persen terhadap mata uang dolar AS dalam sepekan perdagangan. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)

Sementara itu, situasi politik AS mendorong saham-saham di bursa Wall Street dan dunia bergejolak. Saham di AS menguat, namun di Asia rontok karena sentimen ekonomi China dan bukan karena pengangkatan Wakil Menteri di Indonesia.

"Ucapan dari Donald Trump akan melakukan perang dagang membuat Trump kemungkinan besar akan memenangkan pilpres di bulan November membuat harga saham di Asia berguguran dan berdampak dengan IHSG di Indonesia," katanya.

"Sehingga pelemahan mata uang rupiah tidak ada kaitannya dengan pengangkatan Wamen Keuangan, Wamen Pertanian dan lainnya yang hari Jumat kemarin dilantik oleh presiden Jokowi," tuturnya.

Pada saat BI memutuskan untuk kembali menahan suku bunganya di level 6,25 persen pada Juli 2024, rupiah terhadap dolar AS sempat mencapai posisi terkuat sejak 28 Mei 2024 pada, Rabu (17/7/2024). 

Meski nilai tukar bertahan di bawah Rp16.200 per dolar AS, rupiah di awal pekan depan masih diprediksi akan bergerak fluktuatif cenderung melemah di rentang Rp16.180-Rp16.240 per dolar AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan hingga September 2026

Nasional
6 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.900 per Dolar AS

Nasional
7 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Februari 2026

Bisnis
12 hari lalu

BRI Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar 5 Persen, Wujudkan Asta Cita Perkuat Ekonomi Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal