Rupiah Pagi Ini Melemah, Covid-19 Varian Omicron Jadi Perhatian

Dinar Fitra Maghiszha
Ilustrasi Rupiah dan Dolar AS (foto: iNews.id)

Sejumlah analis memperingatkan investor untuk lebih waspada terkait potensi volatilitas pasar mengingat masih sedikit informasi mengenai jenis baru virus tersebut.

"Sampai saat itu, volatilitas pasar kemungkinan akan tetap tinggi," Analis FX di National Australia Bank Rodrigo Catril dalam catatannya, dilansir Reuters, Senin (29/11/2021).

Terlepas dari kecepatan penyebarannya, Omicron dikabarkan telah terdeteksi di sejumlah negera termasuk Australia, Inggris, Kanada, Jerman, dan Hong Kong.

BioNTech mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka mungkin akan mendapat informasi tentang varian baru itu dalam waktu dua minggu ke depan, apabila vaksin yang dikembangkannya dengan Pfizer perlu dikerjakan ulang.

"Kami memperkirakan mata uang akan bergejolak minggu ini," kata Analis Commonwealth Bank of Australia, Joseph Capurso.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
12 jam lalu

Rupiah Ditutup Melemah 3 Hari Berturut-turut, Ini Penyebabnya

1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.696 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

3 hari lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS 

4 hari lalu

Harga Minyak Dunia Bergejolak, Rupiah Diprediksi Melemah Pekan Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal