Rupiah Sepekan Menguat 0,54 Persen Jelang Pelantikan Prabowo-Gibran

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah pada sepekan perdagangan atau periode 14-18 Oktober 2024 menguat terhadap mata uang dolar AS. (Foto: Arif Julianto)

Menteri Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, nilai tukar rupiah pada kuartal III 2024 menguat di level Rp15.140 per dolar AS

"Ini artinya rupiah pada akhir September 2024 mengalami apresiasi atau penguatan 2,08 persen month to month (mtm) dari bulan sebelumnya, dibandingkan posisi akhir Agustus,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers Hasil Rapat KSSK ke-IV Tahun 2024, Jumat (18/10/2024)

Adapun menguatnya nilai tukar rupiah ini lebih tinggi bila dibandingkan nilai tukar mata uang Korea Selatan yang menguat 2,02 persen, Filipina 0,17 persen, hingga India sebesar 0,1 persen.

Fundamental perekonomian Indonesia yang kuat didorong oleh kondisi inflasi yang masih rendah, sehingga aliran modal asing masih tetap masuk dan terus berlanjut.

Meski begitu, memasuki kuartal IV 2024, atau pada Oktober 2024 nilai tukar rupiah kembali melemah. Hal ini disebabkan karena kembali memanasnya konflik di Timur Tengah.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.966 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

5 hari lalu

BI Batasi Beli Dolar Maksimal 10.000 Dolar AS per Bulan, Ini Alasannya

6 hari lalu

Rupiah Diramal Bertahan di Level Rp18.000 per Dolar AS hingga Akhir Tahun

7 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Nilai Tukar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal