Rupiah Tertekan, Dirut BBJ Pastikan Bursa Berjangka Relatif Stabil

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Pelemahan rupiah yang terjadi akibat ketidakseimbangan global berdampak pada berbagai sektor termasuk pasar uang maupun saham. Lalu bagaimana dengan bursa berjangka yang memperdagangkan kontrak berjangka atas komoditas dan aset lainnya?

Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta  Stephanus Paulus Lumintang mengatakan, pelemahan rupiah ternyata tidak berpengaruh signifikan pada bursa berjangka hingga tahun depan. Pasalnya, bursa berjangka merupakan sarana investasi alternatif bukan yang utama.

"Bisa dikatakan relatif stabil dan pengaruhnya itu menurut saya tidak signifikan sampai tahun depan," ujarnya di Hotel Millenium Sirih, Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Bahkan, ketidakpastian harga komoditas maupun nilai tukar justru menjadi sebuah euforia bagi pelaku pasar berjangka. Pasalnya, hal ini justru dimanfaatkan para pelaku pasar untuk mencari celah guna mendapatkan keuntungan.

"Harga komoditi atau nilai tukar yang rollercoaster itu merupakan sebuah euforia ke kita," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

BI Pantau Ketat Bank dan Perusahaan yang Banyak Beli Dolar AS!

Nasional
4 jam lalu

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, RI Siap Terbitkan Panda Bond di China

Nasional
8 jam lalu

INACA Desak Revisi Tarif Batas Atas Tiket Pesawat imbas Kenaikan Avtur-Pelemahan Rupiah

Nasional
9 jam lalu

Bos BI Jelaskan Penyebab Rupiah Anjlok ke Rp17.400 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal