Rupiah Tertekan, Dirut BBJ Pastikan Bursa Berjangka Relatif Stabil

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Seperti diketahui, pelemahan rupiah ini diakibatkan oleh normalisasi kebijakan AS di mana salah satunya kenaikan yield surat utang AS. Hal ini membuat laju dana asing di negara berkembang kembali ke AS.

Namun, dalam bursa berjangka ini dana asing yang keluar tidak begitu besar selama rupiah melemah. Pasalnya, investor yang berkecimpung di bursa ini mayoritas merupakan investor domestik.

"Jadi kalau kita sedikit berbeda dengan equity market (bursa saham) kita lebih banyak domestic market meski kita belum banyak investor yang di perdagangan berjangka," ucapnya.

Kendati demikian, pelemahan rupiah ini sekarang sudah berada di titik puncaknya sehingga dalam waktu dekat akan berbalik menguat. Meskipun ke depannya masih akan ada beberapa sentimen negatif yang menerpa rupiah, namun menurutnya tidak berpengaruh secara signifikan.

"Kami lihat dengan adanya pelemahan dan penguatan di beberapa mata uang negara lainnya, rupiah harusnya sudah mulai akan berbalik, kurvanya akan tumbuh kembali," tuturnya.

Sebagai informasi, nilai tukar rupiah di pasar spot pada perdagangan, Rabu (17/10/2018) stabil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda kini berhasil keluar dari level psikologis Rp15.200 per dolar AS.

Data Bloomberg menunjukkan, rupiah menguat 50 poin atau 0,33 persen menjadi Rp15.150 per dolar AS dari sesi terakhir kemarin Rp15.200 per dolar AS. Laju harian rupiah tercatat Rp15.150-15.186 per dolar AS dengan level pembukaan di Rp15.178  per dolar AS.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.800 per Dolar AS

Nasional
7 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat Lagi, Sentuh Rp16.768 per Dolar AS

Nasional
8 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Makin Perkasa, Tembus Rp16.782 per Dolar AS

Nasional
11 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.820 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal