Serba Digital, Masyarakat Perlu Tahu Cara Mengelola Keuangan dengan Bijak

Muhammad Sukardi
Ilustrasi keuangan di bank digital. (Foto: Ilustrasi AI)

Upaya meningkatkan pemahaman tersebut dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk industri jasa keuangan. Salah satunya melalui program Bakti BCA yang sepanjang 2025 telah menjangkau lebih dari 169.000 individu di 35 provinsi.

Program tersebut tidak hanya mengandalkan kegiatan edukasi di satu lokasi. Sebanyak 652 pekerja dilibatkan sebagai Duta Literasi Keuangan, sementara 244 kantor cabang turut menjadi pelaksana program.

Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono mengatakan edukasi keuangan memiliki kaitan erat dengan kemandirian masyarakat.

“Peningkatan literasi keuangan merupakan salah satu fondasi untuk mendorong kemandirian masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia menuju Generasi Emas 2045,” kata Widodo dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Mengapa Literasi Keuangan Penting?

Ada sejumlah alasan mengapa pemahaman finansial perlu dibangun sejak dini.

Pertama, masyarakat dapat lebih mudah membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Hal sederhana ini penting karena pengeluaran yang tidak direncanakan dapat mengganggu kondisi keuangan dalam jangka panjang.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kepala SPPG dan Akuntan Dapur MBG bakal Dilatih Kemenkeu Buat Laporan Keuangan

5 hari lalu

Perkuat Intelijen Keuangan, Prabowo Naikkan Anggaran PPATK

6 hari lalu

Pindar dan Bank Regional Bisa Jadi Kunci Perluasan Akses Keuangan Digital, Ini Faktanya!

17 hari lalu

Sinergi PNM dan OJK Perkuat Bekal UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal