Sri Mulyani Harap Makin Banyak Eksportir Tukar Dolar AS ke Rupiah

Ade Miranti Karunia Sari
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Antara)

"Untuk menjaga ekonomi secara bersama-sama yaitu kita tetap mau menjaga momentum pertumbuhan ekonomi kita di atas 5 persen, inflasi kita dijaga sekitar 3 persen dan juga dari sisi APBN kita tetap terjaga kredibel dan hati-hati. Maka kita perlu bersama-sama untuk menjaga bagaimana dampak dinamika global terhadap perekonomian dalam negeri," ujarnya.

Sebagai informasi, perusahaan batu bara, Adaro menukar DHE untuk memperkuat kurs rupiah yang tertekan terhadap dolar AS. Adapun, nilainya mencapai 1,7 miliar dolar AS atau setara Rp25,5 triliun (kurs Rp15.000)

Adaro menggandeng tiga mitranya yaitu PT SaptaIndra Sejati/SIS (anak usaha Adaro), PT Pama Persada Nusantara/PAMA (anak usaha PT United Tractors Tbk), dan PT Bukit Makmur Mandiri Utama/BUMA (anak usaha PT Delta Dunia Makmur Tbk

"Nilainya cukup signifikan, kurang lebih setahun kita melakukan pembayaran kepada mitra-mitra utama kami sebesar 1,7 miliar dolar AS, dan itu kalau kita convert ke rupiah sebesar Rp25 triliun," kata Presiden Direktur Adaro Garibaldi Thohir.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Dolar AS Tembus Rp18.100, Amran: Kita Dorong Ekspor, Termasuk Sawit

Makro
2 hari lalu

Rupiah Makin Anjlok Sore Ini, Ditutup ke Rp18.187 per Dolar AS

Nasional
2 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS Pagi Ini, IHSG Terancam Anjlok ke Level Kritis

Internasional
3 hari lalu

Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal