The Fed Naikkan Suku Bunga, Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus 2.000 Dolar AS

Dinar Fitra Maghiszha
Ilustrasi logam mulia emas. (Foto: dok iNews)

"Setelah pertemuan The Fed, apabila harga emas berada di atas 1.835 dolar AS, maka tren bullish dapat berlanjut,” kata tim BofA Global dalam risetnya. 

Sementara apabila bergerak di bawah USD1.835, maka risiko double top dari puncaknya di 2.078 pada Agustus 2020 dan Maret 2022 dinilai akan meningkat.

Sebagai informasi, bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) resmi menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin atau 0,5 persen, yang diumumkan pada Rabu (4/5) pagi waktu setempat.

Ini merupakan kenaikan tertinggi dalam dua dekade yang dilakukan untuk mengatasi lonjakan inflasi yang merupakan tertinggi dalam 40 tahun terakhir.

“Inflasi sudah terlalu tinggi dan kami memahami akan ada kesulitan yang ditimbulkannya. Kami bergerak cepat untuk menurunkannya kembali. Kami sangat berkomitmen untuk memulihkan stabilitas harga," kata Gubernur Fed Jerome Powell, dikutip dari CNBC International.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

Harga Emas Antam Hari Ini Melesat Rp40.000, Tembus Rp2,7 Juta per Gram!

Nasional
22 jam lalu

Harga Emas Dunia Diramal Meroket, Logam Mulia Tembus Rp2.820.000 per Gram

Nasional
3 hari lalu

Harga Emas Antam Turun 2 Hari Berturut-turut, Cek Rinciannya

Nasional
4 hari lalu

Harga Emas Antam Anjlok usai 4 Hari Ngamuk, Termurah Dijual Segini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal