The Fed Pertahankan Suku Bunga Acuan, Dolar AS Menguat

Suparjo Ramalan
Dolar AS menguat. (Foto: Antara)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir perdagangan Rabu (27/1/2021) waktu setempat karena pelaku pasar mencermati kebijakan Federal Reserve.

Mengutip Xinhua, Kamis (28/1/2021), indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,53 persen menjadi 90,6500.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,2100 dolar AS dari 1,2164 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3683 dolar AS dari 1,3732 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7663 dolar AS dari 0,7747 dolar AS.

Dolar AS dibeli 104,16 yen Jepang, lebih tinggi dari 103,64 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,8893 franc Swiss dari 0,8865 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2795 dolar Kanada dari 1,2695 dolar Kanada.

Federal Reserve AS pada Rabu mempertahankan suku bunga acuan. "Laju pemulihan dalam aktivitas ekonomi dan ketenagakerjaan telah berkurang dalam beberapa bulan terakhir, dengan pelemahan terkonsentrasi di sektor-sektor yang paling terpengaruh oleh pandemi," kata The Fed dalam sebuah pernyataan setelah menyimpulkan pertemuan kebijakan pertama tahun 2021.

"Permintaan yang lebih lemah dan penurunan harga minyak sebelumnya telah menahan inflasi harga konsumen," ujar The Fed.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS, Ini Penyebabnya 

3 hari lalu

Rupiah Menguat 0,75 Persen dalam Sepekan, Ini Pendorongnya

4 hari lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.694 per Dolar AS

11 hari lalu

Prabowo Targetkan Rupiah Rp17.500 per Dolar AS di 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal