Tiga Indeks Acuan Ditutup, Bursa Saham Asia-Pasifik Loyo

Dinar Fitra Maghiszha
Informasi perdagangan saham di Hong Kong Stock Exchange atau Bursa Saham Hong Kong. (Foto: Istimewa)

Agenda Federal Open Market Comittee (FOMC) dari Federal Reserve (The Fed)  yang akan digelar pada 21-22 September 2021 dinilai masih menjadi sentimen utama pelemahan sebagian besar indeks di bursa Asia.

Rapat tersebut dapat menjadi sinyal atas kesiapan ekonomi AS menjelang dimulainya tapering, dilansir Reuters, Senin (20/9/2021).

Menyusul kabar tersebut, aturan ketat pemerintah China terhadap perusahaan-perusahaan masih menjadi kekhawatiran tersendiri. Ditambah masalah pembengkakan utang yang sedang dialami raksasa properti, Evergrande Grup.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
2 hari lalu

OJK Resmi Atur Demutualisasi Bursa Efek, Publik Bisa Punya Saham Maksimal 5%

3 hari lalu

Sosok Alice Walton, Perempuan Terkaya di Dunia yang Punya Koleksi Seni Bernilai Fantastis

4 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.462, Nilai Transaksi Rp13,8 Triliun

4 hari lalu

Low Tuck Kwong Terdepak dari Pucuk Orang Terkaya Indonesia, Harta Menyusut Rp44 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal