Mengutip Reuters, Kamis (4/10/2018), mata uang negara emerging market jatuh cukup dalam seiring penguatan dolar AS. Rupee India misalnya, jatuh ke rekor terendah meski bank sentral negara ini telah melakukan intervensi. Sementara itu, Yuan China melemah sebesar 0,1 persen terhadap dolar AS.
Selanjutnya, euro diperdagangkan datar di 1,1481 dolar AS setelah mencatatkan level terendah enam minggu di 1,146 dolar AS. Poundsterling juga stabil di 1,2933 dolar AS dari posisi sebelumnya 1,12925 dolar AS.
Adapun dolar Australia memperpanjang kerugian dengan anjlok ke 0,7091 dolar AS.